FN-online.com

ADD 2014 Dalam Rencananya Mencapai 500-1 M/Desa

Akan Dialokasikan ke Semua Desa di Seluruh Indonesia
Manggarai, FN-online.com - Alokasi Dana Desa (ADD) dalam rancangannya akan naik menjadi 500-1 M/Desa untuk seluruh Desa di Indonesia. Demikian dikatakan Wabup Manggarai, Dr. Deno Kamelus, SH, MH, saat membuka kegiatan Musrengbangcam di Aula Kantor Camat Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT, Kamis (14/2).
Menurut Wabup Deno, anggaran sebesar itu yang masih dirancang dan dibahas di DPR RI guna membantu pengentasan kemiskinan Desa-desa di seluruh Indonesia. Hal itu dikatakannya sebagaimana termuat dalam Naskah Akademik Perubahan UU No.32 Tahun 2012 tentang Desa, halaman 108, Rancangan Undang-undang tentang Desa yang dituangkan dalam Pasal 57 bahwa ADD akan naik berkisar 500-1 miliar rupiah/Desa.
Rancangan UU tersebut, kata Deno, sangat erat kaitannya dengan pembiayaan tentang Desa, yang memiliki 4 skenario besar, antara lain: invetasi langsung untuk pertumbuhan ekonomi di Desa yang dialokasikan oleh Pusat; ADD yang selama ini dibayar oleh APBD II masing-masing Kabupaten. Jadi, sumber penghasilan tersebut selain, DAK, DAU, Dana Bagi Hasil juga ADD yang sedang dirancang; dana akselerasi untuk Desa yang terbelakang; dan dana insentif bagi Desa yang berhasil.
 “Dana insentif tersebut akan naik kalau ada prestasi di Kabupaten terutama dari disclamer, Wajar Dengan Pengecualian (WDP), dan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Prestasi tersebut akan mempengaruhi naiknya dana insentif per tahun mulai dari 2-25 miliar rupiah”, kata Deno.
Dikatakannya, Desa-desa sekarang siap bersyukur kalau ADD pada tahun 2012 naik menjadi 500-1 M per Desa. “Tahun 2014 dalam rencananya, ADD naik menjadi 500-1 M per Desa. Ini program Pusat dan Undang-undangnya masih dibahas di DPR RI. Siapapun pemimpin, baik Presiden, Gubernur maupun Bupati di Indonesia, dana ini ada dan tetap dicairkan secara merata ke setiap Desa. Jadi, bukan programnya sang Gubernur, bukan juga sang Bupati tetapi program Pusat untuk pengentasan kemiskinan di Desa.

Konsep Pembangunan Daerah Kabupaten Manggarai
Terkait perencanaan pembangunan di daerah, dalam sambutannya, ada beberapa hal pendekatan yang mesti dicapai, yakni: pendekatan politik (faktor  politik), pendekatan partisipatif (melibatkan semua pihak), pendekatan top-down dan bottom-up dengan memperhatikan aspek kemiskinan, lingkungan, kesehatan, dan pendidikan. Selain itu, kajian pembangunan juga harus berdasarkan beberapa aspek, di antaranya externalitas (program lintas Nasional, Propinsi dan Kabupaten yang diambil alih oleh Propinsi. Misalnya, Propinsi harus invest Ulumbu karena lintas Kabupaten), efisiensi, dan teknokrat (pembangunan pilihan berdasarkan kajian kebutuhan yang urgen/darurat dan penting).
Di Kabupaten Manggarai, kata dia, prioritas pembangunan bertumpu pada memperkuat struktur ekonomi, infrastruktur di banyak hal, dan perluasan pelayanan kesehatan termasuk Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Sedangkan, pilihan pembangunannya mengutamakan pro pengentasan kemiskinan, pro pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi, pro lingkungan, dan pro bencana alam.
Khusus bidang kesehatan, di Kabupaten Manggarai, pemerintah membuat sebuah program Jamkesda yang dananya diambil dari APBD II untuk menggantikan Jamkesmas yang merupakan program Pusat. “Masyarakat yang memiliki Jamkesmas sebaiknya tidak boleh dibuang. Kalau hendak merawat sebaiknya membawa Jamkesmas karena Jamkesmas hanya berlaku sampai 2014. Yang menalanginya adalah Jamkesda. Pemkab Manggarai siap bantu masyarakat. Dananya ada”, tutur Deno.

2013, 8 M untuk Satar Mese
Khusus di Kecamatan Satar Mese, tahun 2013, anggaran yang dimasukkan sebesar 8 M. Dana tersebut, tandasnya, sesuai dengan hasil Musrebangcam tahun anggarai 2012. “Dana sebesar itu bukan karang-karangnya kami tetapi jumlah dana tersebut berdasarkan hasil Musrenbangcam Kecamatan Satar Mese tahun lalu. Diharapkan tahun 2014 semakin naik. Naiknya tergantung permintaan dan hasil Musrenbangcam hari ini. Jadi, apa saja persoalan di Satar Mese, utarakan saja di Musrengbang ini”, ungkapnya.
Diakatakannya, Satar Mese adalah daerah lumbung padi. Kalau Satar Mese krisis pangan, maka laparlah orang Manggarai. Karena itu, dirinya meminta agar mempergunakan uang yang ada untuk membantu para petani.
Camat Satar Mese, Petrus C. Masangkat, S.Sos, kepada fn-online.com mengatakan bahwa di Satar Mese yang diprioritaskan adalah infrastruktur jalan tani, pendidikan, ruangan kelas dan kesehatan. Untuk infrastruktur jalan, dalam rencananya akan dibuka jalan baru, mulai dari Rapas menuju ke Lancang. Sedangkan, untuk meningkatkan produktivitas padi sawah mereka membuka Wae Cecu untuk irigasi. “Jalur ini sangat terisolir. Karena itu, kami tahun ini buka isolasi tersebut. Kasihan masyarakat di sana. Untuk irigasi, kami buka Wae Cecu”, kata Masangkat.

Deno Minta Masyarakat Dukung Kantibmas Pilgub NTT 2013
Terkait Pemilukada NTT 18 Maret 2013, kepada masyarakat Satar Mese, Deno mengajak agar tidak boleh melakukan tindakan merugikan Kantibmas. “Jaga situasi. Jangan bertengkar dan berkelahi. Pemilukada hanya sekali, persaudaraan seumur hidup. Jangan sebarkan isu yang aneh. Yang tentukan pemimpin adalah rakyat dan Tuhan. Pemilukada adalah bagian dari pembangunan”, pesan Wabup Deno.  (Melky Pantur/rd)
Share this post :

Poskan Komentar

Berikan tanggapan yg bijak & santun !!

iklan

iklan

iklan

iklan

iklan

iklan

iklan

iklan

iklan

iklan

Template Information

KURSTengahJualBeli
USD9.71710.1069.328
EUR12.44412.94211.946
GBP14.75815.34814.168
JPY10310799
MYR3.1383.2643.012
SGD7.8378.1507.524
HKD1.2521.3021.202
CNY1.5641.6271.501
SAR2.5912.6952.487
AUD10.13010.5359.725
Update: YF, 29-03-2013 14:01 WIB kurs tengah/jual/beli nilai tukar Rupiah
     
    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. FN-online.com - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger