FN-online.com

Ayo, Kota Bima, Belajar!

ABDUL WAHID CALON WALIKOTA BIMA 2013-2018
      Namanya Abdul Wahid. Orang-orang di sekitar memanggilnya dengan inisial AW atau AW1. Inisial AW itu menjadi populer dalam keluarganya karena secara kebetulan ia mendapatkan jodoh seorang istri yang juga berinisial AW, Atun Wardatun. Untuk mengukuhkan inisial AW itu, semua anaknya diberi nama dengan inisial AW. Aqara Waraqain, Ara Wali, dan Aribal Waqy. Ia juga dikenal sebagai Aba Du Wahid, terutama dalam karya-karya intelektual. Mulanya karena kesalahan teknis ketika buku pertamanya berjudul Catatan Perlawanan diterbitkan. Untuk menghindari kerugian dari komplain penulisnya, penerbit membuat apologi bahwa sebutan Aba Du Wahid itu lebih melekat di ingatan pembaca dan
marketable, maka sejak itulah nama itu dipasang.


      AW lahir pada 6 Mei 1971 di sebuah kampung kecil SambinaE, Kota Bima. Sejak dulu kampung itu dikenal sebagai kampung udik, karena letaknya di kaki Doro Londa, meski masuk dalam wilayah "kota". Anak-anak yang lahir dari kampung ini akrab dengan kehidupan pengunungan. Keseharian mereka adalah mencari jangkrik, kayu gagang ketapel, mengejar burung kacoronanga, di bukit-bukit di belakang rumah, sambil berharap ada buah garoso dan loka yang tersisa oleh pemiliknya untuk mereka makan.
Jika musim hujan tiba, mereka anak-anak gunung itu berdoa agar banjir segera datang sehingga mereka bisa bersenang-senang dengan rangki (rakit) pohon pisang yang akan mereka tumpangi mulai dari Rontu sampai ke persimpangan sungai di Sadia-Bedi. Ketika musim tanam tiba, mereka juga ke sawah membantu orangtua membajak dan menanam padi. Yang paling menyenangkan adalah pergi ke ladang, di saat orang-orang menanam padinya diiringi biola yang melantungkan lagu Ai Lopi.
Dalam suasana itulah AW lahir dan berkembang. Di belakang rumahnya, keluarga AW memiliki kandang domba yang setiap hari harus diurus. AW adalah anak gembala yang harus bertanggungjawab terhadap puluhan ekor dombanya.
 
     Ayahnya H. Mansur Ismail, adalah seorang guru agama dan "kiyai kampung". Setamat dari pondok pesantren Tebuireng Jombang, ayahnya mendirikan sekolah agama di kampung, bermodalkan sancaka rumah kakeknya sebagai ruang kelas. Sekolah itulah yang kini menjelma
menjadi MI SambinaE. Ibunya, Hj. Siti Maryam, adalah seorang wanita gigih, teguh pendirian dan menjadi panutan keluarga. Ibunyalah yang mengajarkan peri kehidupan, mencintai sesama dan lingkungan.
 
Istri
Atun Wardatun, lahir di Bima, 30 Maret 1977. Pendidikan: MI “Laskar Pelangi” Nurul Ilmi Bima, 1987; MTsN I Bima, 1990; MAN Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang 1993; sarjana Hukum Islam IAIN Sunan Ampel Surabaya, 1997; magister Hukum Keluarga IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2000; master women studies beasiswa fulbright di University of Northern Iowa USA, 2006. Sejak 2000 menjadi dosen Fakultas Syari’ah IAIN Mataram. Bukunya yang telah terbit: Negosiasi Ruang: Kritik Feminis Liberal terhadap Persoalan Kontekstual KHI terbit dalam edisi bahasa Indonesia dan Inggris, Tendensi Teks (bersama Aba Du Wahid), Menolak Subordinasi Menyeimbangkan Relasi, dan Jejak Jender (bersama tim PSW IAIN Mataram). Bukunya yang lain, Perempuan NTB Mendunia, Siapa Takut? (2011). Saat ini sedang menyelesaikan program Ph.D dalam bidang Asian Studies di Western Sydney, Australia.

Anak-Anak
Aqara Waraqain, dipanggil Raqi, lahir 20 Mei 2000 di Yogyakarta. Dia lahir ketika bapak dan ibunya sedang menyelesaikan program magister di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Di tengah tugas penyelesaian tesis itulah dia lahir. Nama Aqara Waraqain diambil dari bahasa Arab
sekaligus bahasa Bima. Dalam bahasa Arab, aqara adalah bentukan dari aqra' (saya membaca), waraqain (dua lembar kertas), saya membaca dua lembar kertas. Itu terkait dengan konteks dua orangtuanya yang masing-masing sedang berhadapan dengan tugas membaca (menyelesaikan
tesis). Juga bermakna membaca dua warisan: al-Qur'an dan al-Hadis. Taman kanak-kanak dilewatkan di Orchard Hill Kindergarten, Cedar Falls, Iowa, USA (2004-2006), ketika mengikuti orangtuanya yang menempuh studi di sana. Sekembali ke tanah air, ia masuk SDN I Percontohan, Ampenan, Mataram (2006-2012). Setamat SD, ia memilih untuk melanjutkan sekolah ke Madrasah Tsanawiyah I Kota Bima, sekolah di mana kedua orangtuanya pernah bersekolah. Ia pernah terlibat dalam pembuatan film Sape Ampenan Satu Cinta (2009) sebagai salah satu pemainnya. Buku yang pernah ditulis adalah kumpulan diary, Anugerah dari Langit (2008).

Ara Wali, dipanggil Wali, lahir 1-2-2003 di Mataram, NTB. Nama ini juga diambil dari bahasa Arab dan bahasa Bima sekaligus. dalam bahasa Arab, ara (melihat/belajar mengetahui), wali (pemimpin). Ara Wali berarti melihat/memantau pemimpin atau belajar menjadi pemimpin. Ara
wali dalam bahasa Bima berarti mengajak untuk mendekat, berakrab, tidak berjarak. Juga bermakna ajakan untuk tidak menumpuk di titik tertentu, menyebar. Secara filosofis berarti ajakan untuk berbagi ruang, tidak monopoli, berbagi sumber daya dan kesejahteraan dengan orang lain. Ara wali juga bermakna dinamis, datang lagi, pergi lagi, manusia yang selalu dinamis.
Saat ini Wali sedang menempuh sekolah dasar di SDIT Anak Sholeh Mataram, kelas 3, setelah sebelumnya menempuh Play Group IAIN Mataram dan TK As-Saumi Mataram.

Aribal Waqy, dipanggil Abi, lahir pada tanggal yang hanya muncul sekali dalam 1 milenium 7-7-2007, jam 17.27, hari ke 7 (Sabtu) minggu ke 27. Aribal Waqy juga dari bahsa Arab dan Bima sekaligus. Aribal Waqy artinya "elang bermata tajam", dan "anak muda yang bertaqwa". Dalam bahasa Bima, ari ba la Wali la'o la Raqy, adiknya Wali dan Raqi. Abi sempat mencicipi Play Group Mathla'ul Anwar, Kebunsari Ampenan, Mataram.Sekarang ia mengikuti ibunya bersekolah di negeri kanguru. Ia menempuh TK di Bankstown Public School, Sydney, Australia.(rd)


Share this post :

Poskan Komentar

Berikan tanggapan yg bijak & santun !!

keluarga Besar Diknas Pendidikan Kab.malang

keluarga Besar Diknas Pendidikan Kab.malang

Template Information

KURSTengahJualBeli
USD9.71710.1069.328
EUR12.44412.94211.946
GBP14.75815.34814.168
JPY10310799
MYR3.1383.2643.012
SGD7.8378.1507.524
HKD1.2521.3021.202
CNY1.5641.6271.501
SAR2.5912.6952.487
AUD10.13010.5359.725
Update: YF, 29-03-2013 14:01 WIB kurs tengah/jual/beli nilai tukar Rupiah
     
    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. FN-online.com - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger